Skip to content
Tempat wisata terbaru dan hits
Menu
  • HOME
  • JAKARTA
  • JABAR
  • JATENG
  • JOGJA
  • JATIM
  • INDONESIA
    • Wisata Aceh
    • Wisata Bangka Belitung
    • Wisata Bengkulu
    • Wisata Jambi
    • Wisata Lampung
    • Wisata Dunia Medan
    • Wisata Padang
    • Wisata Palembang
    • Wisata Riau
    • Wisata Tanjung Pinang
    • Wisata Banjarmasin
    • Wisata Palangkaraya
    • Wisata Pontianak
    • Wisata Samarinda
    • Wisata Banten
    • Wisata Gorontalo
    • Wisata Kendari
    • Wisata Makasar
    • Wisata Mamuju
    • Wisata Manado
    • Wisata Palu
    • Wisata Jayapura
    • Wisata Manokwari
    • Wisata Sorong
    • Wisata Teluk Cendrawasih
    • Wisata Kupang
    • Wisata Mataram
    • Wisata Maluku
    • Wisata Ternate
Menu

Lawang Sewu, Pesona Wisata Semarang

Posted on

Pesona Wisata, Lawang Sewu. Lawang Sewu (seribu pintu) adalah gedung gedung bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.

Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun kenyataannya, jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).

Tempat Wisata Lawang Sewu Semarang
Tempat Wisata Lawang Sewu Semarang

Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang (14 Oktober – 19 Oktober 1945).

Pesona wisata. Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.

Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero.

Mengulas Sejarah Lawang Sewu

Pesona wisata. Bangunan Lawang Sewu dibangun pada 27 Februari 1904 dengan nama lain Het hoofdkantor van de Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (Kantor Pusat NIS). Awalnya kegiatan administrasi perkantoran dilakukan di Stasiun Semarang Gudang (Samarang NIS), namun dengan berkembangnya jalur jaringan kereta yang sangat pesat, mengakibatkan bertambahnya personil teknis dan tenaga administrasi yang tidak sedikit seiring berkembangnya administrasi perkantoran.

Pada akibatnya kantor NIS di stasiun Samarang NIS tidak lagi memadai. Berbagai solusi dilakukan NIS antara lain menyewa beberapa bangunan milik perseorangan sebagai solusi sementara yang justru menambah tidak efisien. Apalagi letak stasiun Samarang NIS berada di dekat rawa sehingga urusan sanitasi dan kesehatan pun menjadi pertimbangan penting. Maka, diusulkanlah alternatif lain: membangun kantor administrasi di lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu berada di pinggir kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di ujung Bodjongweg Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan Bodjongweg dan Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju Kendal). Pesona wisata.

NIS mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Quendag, arsitek yang berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke Kota Semarang. Melihat dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada tahun 1903. Begitu pula kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangani di Amsterdam tahun 1903.

Semarang Kota Wisata

Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia sekaligus kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia sesudah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Sebagai salah satu kota paling berkembang di Pulau Jawa, Kota Semarang mempunyai jumlah penduduk yang hampir mencapai 2 juta jiwa dan siang hari bisa mencapai 2,5 juta jiwa. Bahkan, Area Metropolitan Kedungsapur (Kendal, Demak, Ungaran Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Purwodadi Kabupaten Grobogan) dengan penduduk sekitar 6 juta jiwa, merupakan Wilayah Metropolis terpadat keempat, setelah Jabodetabek (Jakarta), Gerbangkertosusilo (Surabaya), dan Bandung Raya.

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan Semarang ditandai pula dengan munculnya beberapa gedung pencakar langit di beberapa sudut kota. Sayangnya, pesatnya jumlah penduduk membuat kemacetan lalu lintas di dalam Kota Semarang semakin macet. Kota Semarang dipimpin oleh wali kota Hendrar Prihadi, S.E, M.M. Kota ini terletak sekitar 558 km sebelah timur Jakarta, atau 312 km sebelah barat Surabaya, atau 621 km sebalah barat daya Banjarmasin (via udara). Semarang berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Demak di timur, Kabupaten Semarang di selatan, dan Kabupaten Kendal di barat.Luas Kota 373.67 km2.

Lawang Sewu, Pesona Wisata Semarang
Lawang Sewu, Pesona Wisata Semarang

Rute menuju Lawang Sewu

  • Dari terminal bus Terboyo kita bisa naik kopata atau pun angkot, yang menuju jalur Terboyo – Mangkang yang lewat Jalan Pemuda atau bisa juga naik bus Damri jalur Terboyo – Mangkang.
  • Dari Stasiun KA poncol ataupun Tawang kita bisa naik angkutan kota atau naik becak karena tidak terlalu jauh dari kedua stasiun kereta api tersebut.
  • Dari Bandara Ahmad Yani kita bisa langsung naik taksi, dan jarak antara bandara ke lawang sewu tidak begitu jauh.

Kisah Mistis Gedung Lawang Sewu

Pesona wisata. Cerita horor Lawang Sewu sudah menjadi legenda bagi masyarakat Semarang dan Jawa Tengah. Apalagi, ketika salah satu acara mistik di televisi swasta menjadikan gedung tua tersebut sebagai lokasi uji nyali untuk penonton. Kisah tentang bangunan milik PT. Kereta Api Indonesia itu pun makin dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

Inilah yang menjadikan cerita horor Lawang Sewu diangkat ke layar lebar pada tahun 2007. Dalam legenda Lawang Sewu, banyak terdengar cerita mistis yang menyeramkan. Hal ini terkait dengan sejarah Lawang Sewu yang pernah menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa. Khususnya, pernah menjadi tempat penahanan dan penyiksaan para pejuang Indonesia.

Salah seorang penjaga gedung, Soeranto mengaku sudah bertahun- tahun tinggal di pelataran gedung Lawang Sewu. Selama itu pula, Soeranto mengaku sudah tidak terhitung lagi berapa kali dia mengalami kejadian- kejadian aneh jika malam hari. Aneka rupa dan bentuk makhluk gaib menunggu gedung sudah pernah dia pergoki. Sejauh itu, berkat pengabdian Soeranto untuk menjaga gedung, dia tidak pernah gentar menghadapi lelembut penghuni setempat. Pesona wisata.

Kemunculan makhluk halus ditengarai adalah arwah tentara Belanda dan Jepang itu masing- masing punya daerah kekuasaan sendiri-sendiri. Seperti di pintu depan paling barat, diperkirakan dikuasai oleh sosok hantu tentara Belanda. Setiap kali muncul lelembut yang dicurigai sebagai arwah orang Belanda ini selalu mengenakan pakaian seragam serdadu lengkap dengan senapan laras panjang. Ada yang berada di pintu belakang paling timur. Termasuk menempati beberapa pintu kamar, dan ruang di lantai dua. Lain lagi di salah satu ruang paling depan yang ditengarai dulunya menjadi pos penjagaan tentara, di sekitar tempat itu dikuasai oleh sosok lelembut yang berwujud serdadu Jepang.

Konon, pesona wisata banyak tentara Belanda yang tewas disembelih tentara Jepang. Sehingga suara jeritan itu kadang disusul jeritan tentara Belanda yang kesakitan. Sementara jika mendongakkan kepala ke atas gedung, nampak ada sebuah tondon air yang dulunya difungsikan untuk menyimpan air bersih. Sedangkan di sekitarnya, tepatnya di depan halaman gedung ada sebuah sumur tua yang setiap harinya selalu dikunci rapat-rapat. Bentuk sumur tersebut temboknya meninggi dari dasar tanah dan diberi atap genting warna merah. Di situlah paling sering terdengar tangisan nonik- nonik Belanda dan Jepang.

Namun, dari sekian banyaknya mahkluk halus yang menjaga gedung lawang sewu tersebut, menurut beberapa paranormal asal Semarang tidak akan mengganggu masyarakat apabila nekad masuk ke dalam gedung. Kisah-kisah yang terdengar di Lawang Sewu sangat beragam. Banyak pengunjung yang mengaku melihat atau sekedar merasakan sesuatu yang berbeda ketika masuk ruangan tertentu di sana. Di antara beberapa kisah yang cukup menonjol dan sering terdengar adalah :

* Penampakan wanita berambut panjang. Tentang kisah ini, pernah terekam dalam kamera infra merah saat digelar acara uji nyali melalui program reality show salah satu televisi swasta. Dalam tayangan tersebut, sosok perempuan berambut panjang tersebut nampak terekam dengan jelas oleh kamera.

* Bayangan yang menggantung di langit-langit sebuah ruangan yang ada di lantai tiga. Konon, penampakan ini bisa dipanggil oleh sang juru kunci Lawang Sewu melalui kode tertentu. Namun tidak semua pengunjung yang datang akan diajak masuk ke ruangan tersebut.

* Penampakan prajurit Belanda yang berbaris. Kisah yang berkembang, penampakan prajurit ini hanya muncul pada malam tertentu saja. Biasanya muncul di lapangan yang berada di tengah gedung Lawang Sewu.

* Aroma aneh yang muncul di ruang penyiksaan yang berada di lantai bawah tanah. Di sana muncul lokasi yang dikenal sebagai sel berdiri, yaitu sebuah ruangan kecil berukuran 1 x 1 m.

Ayo kunjungi artikel lainnya!

  • Lawang Sewu, Pesona Wisata Semarang
  • Jembatan Suramadu, Pesona Wisata Surabaya
  • Pesona Wisata Banten Pulau Umang
  • Pesona Wisata Banten Pulau Burung
  • Pesona Wisata Sorong Taman Wisata Alam Sorong

Sumber : www.wikipedia.org, www.semarang.go.id/pariwisata, Buku “Informasi Pariwisata Nusantara”.

Tempat dan Obyek Wisata Di Semarang
Tempat dan Obyek Wisata Di Semarang
Pesona Wisata Indonesia, Wisata Indonesia, Wisata Sejarah, Wisata Semarang, Wisata lawang Sewu, Lawang Sewu, Lawang Sewu Semarang, Pariwisata Indonesia, Wisata, Semarang

JUAL RUMAH VILLA MURAH DI SOLO

Jual Rumah Villa di Solo
Jual Rumah Villa di Solo

Recent Posts

  • 5 Cara Menulis Email Lamaran yang Profesional dan Bikin Kamu Stand Out Saat Ada Info Loker Denpasar
  • 10 Resep Takjil dan Minuman Segar yang Bisa Dikemas dengan Thinwall 750 ml dan Botol Jelly 100 ml
  • Cara Mengundang Media untuk Meliput: Rahasia Publikasi Produk Baru, Launching, dan Destinasi Wisata Ala Bos
  • Asus Zenbook A14: Laptop dengan Prosesor Snapdragon® X Series
  • Telkom Landmark Tower 2, Kantor Strategis di Pusat Bisnis Jakarta!
  • Taman Bunga Leuwiliang: Surga Flora di Jawa Barat
  • Keuntungan Ganda Memiliki Vila atau Menyewa Kamar di Nusa Dua Bali
  • Top 15 Tempat Wisata di Jakarta yang Murah, Lagi dan Istagramable
  • Tempat dan Objek Wisata di Ambon Terbaru yang Lagi Hits: Wajib Anda Kunjungi!
  • Tempat dan Objek Wisata di Blitar Terbaru dan Lagi Hits, Istagramable Wajib Anda Kunjungi
  • Tempat dan Objek Wisata di Purwakarta Terbaru dan Lagi Hits, Istagramable Wajib Anda Kunjungi
  • Tempat dan Objek Wisata di Pesawaran Terbaru dan Lagi Hits, Istagramable Wajib Anda Kunjungi
  • Tempat dan Objek Wisata di Pasaman Terbaru dan Lagi Hits, Istagramable Wajib Anda Kunjungi
  • Tempat dan Objek Wisata di Pegunungan Arfak: Keindahan Alam yang Tersembunyi
  • Tempat dan Objek Wisata di Pamekasan: Destinasi Terbaru yang Instagramable

Seedbacklink

  • HOME
  • TERMS OF USE
  • PRIVACY POLICY
  • EARNING DISCLAIMER
  • CONTACT US
  • ABOUT US
©2026 WISATA NEWS | Design: Newspaperly WordPress Theme