Tempat Wisata Misteri Gunung Tangkuban Perahu

Tempat Wisata Gunung Tangkuban Perahu – Gunung Tangkuban Parahu, yang terletak di Bandung, Jawa Barat, mengeluarkan emisi, mengirimkan puing-puing yang mencapai sekitar 200 meter persegi di atas puncak sekitar 2.284 meter di atas permukaan laut. Gunung Tangkuban Perahu sendiri merupakan salah satu gunung yang menjadi destinasi liburan favorit para pengunjung, baik di lingkungan sekitar maupun di luar Kota Bandung, yang menawarkan keunggulan dari dua lubangnya.

Tempat Wisata Gunung Tangkuban Perahu Lembang Jawa Barat
Tempat Wisata Gunung Tangkuban Perahu Lembang Jawa Barat

Gunung Tangkuban Perahu merupakan sebuah stratovolcano dengan ketinggian 2.084 mdpl. Tanjakan tersebut dihiasi dengan kebun teh dan pohon pinus yang diawasi oleh organisasi layanan penjaga hutan. Suhu di gunung ini juga sangat dingin, pada siang hari mencapai 17 ° C dan sekitar malam hari suhu bisa mencapai 2 ° C.

Gunung Tangkuban Parahu, terkenal dengan legenda sangkuriang, legenda tentang awal mula gunung Tangkuban Perahu. Seperti gunung yang berbeda, ada legenda dan rahasia yang diterima individu di sekitar lereng.

Ada legenda yang memperjelas susunan Gunung Tangkuban Perahu yang disebut legenda Sangkuriang. Suatu saat di masa lalu ada sesosok dewa dan dewi yang masuk tanpa izin, lalu Tuhan menolak mereka ke bumi, dewa itu dicaci maki menjadi taring bernama Si Tumang dan sang dewi dicaci maki berubah menjadi babi bernama Wayungyang.

Singkat cerita, penataan Gunung Tangkuban Parahu ini karena gangguan seorang pemuda bernama Sangkuriang yang lalai menikahi ibu kandungnya bernama Dayang Sumbi.

Saat itu ia disarankan untuk membuat perahu besar untuk membendung aliran Citarum, namun ibunya mengagalkan rencana tersebut. Sangkuriang sangat kesal lalu menendang perahunya ke arah utara hingga jatuh tertelungkup dan kini menjadi Gunung Tangkuban Parahu.

Wanita Misterius Dalam Legenda Tempat Wisata Gunung Tangkupan Perahu

Beberapa pendaki menjamin telah melihat seorang wanita membingungkan yang mengaku telah kehilangan jubahnya. Setelah mencari bungkusnya, wanita itu dengan aneh menghilang. Saya tidak tahu siapa wanita abnormal ini, apakah itu individu yang gila atau penyedia luar biasa gunung. Bisa jadi wanita tersebut adalah Dayang Sumbi yang membuat marah para pendaki dan tamu di sekitar Gunung Tangkuban Perahu.

Penduduk sekitar menerima bahwa wanita tersebut adalah penjaga di Gunung Tangkuban Perahu atau Dayang Sumbi yang mengganggu pendaki dan tamu yang pergi ke gunung.

Sendang Keramat Dayang Sumbi

Konon sendang ini pernah menjadi tempat mencuci yang dimanfaatkan Dayang Sumbi semasa hidupnya. Namanya Cikahuripan Neundeut Saguling, terletak di puncak Gunung Tangkuban Perahu, spot ini merupakan aliran kuno dengan aliran sedang. Selain itu, penghuni juga percaya bahwa mata air ini bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Diduga banyak orang meminumnya segera sebelum dimasak terlebih dahulu.

Manusia Berpakaian Hitam

Ceritanya didapat dari para tamu yang akan meluncur gunung di malam hari dengan menggunakan sepeda motor. Mereka melihat seseorang yang berpakaian serba gelap mendatangi mereka diikuti oleh suara anjing meraung. Pokoknya individu itu menghilang secara tak terduga sebelum muncul. Orang-orang yang turun gunung namun terus menerus mendapat gangguan dari makhluk kuat di gunung sehingga mereka umumnya memohon dan membunyikan sepeda motor.

Goa Cikahuripan

Gua Cikahuripan tidak diterima menjadi tempat Dayang Sumbi beristirahat selama hidupnya. Hingga saat ini, banyak yang benar-benar menerima bahwa jiwa Dayang Sumbi masih ada. Sehingga sesekali warga meminta wangsit kepada penjaga rumah Sumbi untuk mendiamkan gunung Tangkuban Perahu. Demikian pula, gua ini diakui sebagai tempat penyiksaan oleh masyarakat Belanda oleh organisasi Belanda.

Tanjakan Maut

Jika ingin mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu, Anda pasti akan melewati tanjakan yang fatal. Lereng ini telah menelan banyak nyawa. Menurut penghuni lingkungan, perjalanan ini sebenarnya sangat menyeramkan, menyebabkan banyak kecelakaan. Konon susunan kecelakaan itu dilakukan oleh seorang sopir angkot bernama Emen yang meninggal dunia karena kecelakaan yang menjadi kecelakaan utama di lereng ini. Setelah kecelakaan yang terjadi yang menyebabkan kenaikan ini juga disebut sebagai Tanjakan Emen.

Rintihan Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu sering menjadi perbincangan mengingat legendanya tentang Sangkuriang yang lebih menyukai ibunya sendiri, Dayang Sumbi. Meski demikian, Sangkuriang lalai menjadikan kapal sebagai negara Dayang Sumbi sehingga ia geram dan menendang ponton yang belum selesai sehingga terbalik dan membingkai Gunung Tangkuban Perahu. Orang-orang menerima bahwa erangan yang didapat dari gunung itu adalah suara Dayang Sumbi.

Surga Tersembunyi

Daerah air terjun tersebut bernama Curug Cimuja yang memiliki keunggulan luar biasa yang menarik para wisatawan untuk melihat air terjun ini, menjadikan air terjun ini disebut sebagai surga yang terselubung karena kemegahannya. Pada awalnya spot ini digunakan sebagai spot kontemplasi yang dilakukan sekitar malam hari.

Pemandian Keramat

Ada mata air dari puncak Gunung Tangkuban Perahu yang tidak dipercaya sebagai tempat mencuci yang biasa digunakan Dayang Sumbi. Konon Dayang Sumbi konsisten mandi di sana selama hidupnya. Banyak juga yang berpendapat bahwa air ini dapat mengobati berbagai penyakit sehingga tidak jarang orang meminum air secara langsung tanpa menyadarinya terlebih dahulu.

Keberadaan Jin yang Membantu Sangkuriang

Konon menurut legenda ada seorang jin yang membantu Sangkuriang menyelesaikan bejana yang akan dibuatnya sebelum fajar. Konon pasukan Sangkuriang masih ada dan menjadi penjaga gerbang di Gunung Tangkuban Perahu. Beberapa tamu menjamin telah melihat monster tinggi dan besar di sekitar gunung.

Mata Air Cikahuripan Neundeut Saguling & Legenda Dayang Sumbi

Sesuai legenda dan dongeng yang menyatakan bahwa mereka tidak menerima bahwa disinilah Dayang Sumbi mengambil udara untuk diminumnya, untuk dimandikan. Tempat ini adalah aliran kuno dengan arus yang sangat kecil.

Sungai Purba (Dasar Lautan)

Jika Anda berada di perairan ini, terdapat beberapa bebatuan dengan bentuk yang unik, seperti karang, karang laut dan tumbuhan laut yang telah menjadi fosil. Jika beruntung, kamu akan mendapatkan sebongkah batu dengan cetakan tumbuhan laut yang masih tercetak di atas batunya. Hal ini menunjukkan bahwa jalur air ini berada sebelum dasar samudra yang dibingkai melalui siklus-siklus umum dan pergerakan lempeng daratan yang membuat samudra ini terangkat menjadi pegunungan dan daratan. Dengan keunikan tempat ini, tidak heran jika banyak guru, pelajar, dan pengamat negara mengunjungi tempat ini untuk mencari tahu tentang alam dan kisah-kisah luar biasa Dayang Sumbi.

Mata Air yang Berkhasiat di Tempat Wisata Gunung Tangkuban Perahu 

Di spot ini juga terdapat 2 mata air yang bocor melalui lubang batu dan airnya jernih. Diakui oleh individu bahwa udara ini memiliki sifat yang luar biasa selamanya. Selanjutnya disebut Cikahuripan atau mata air kehidupan (Ci = air, Hirup-Hurip = Kehidupan). Orang-orang secara teratur meminum air ini untuk diminum dan mereka umumnya meminumnya tanpa tujuan karena mereka tidak percaya air ini sempurna dan bebas penyakit. Terlebih lagi, kemarin saya mendapat kesempatan untuk menikmati mata air ini dan ternyata airnya benar-benar sempurna, bingung dan hambar. Rasanya seperti air mineral. Bagaimanapun, saya juga tidak tahu seperti apa konsekuensi dari penelitian air di sini.

Terlebih lagi, seperti yang diindikasikan oleh penduduk sekitar spot ini, selain sering dikunjungi oleh orang-orang yang melakukan penjelajahan, mereka juga sering dikunjungi para pejabat / ketua umum di Jawa Barat untuk berkunjung dan minum di mata air Cikahuripan.

Yang menarik dari spot ini adalah jalur airnya yang tidak deras, banyaknya bebatuan seperti koral atau terumbu karang dari laut, ada riam / riam kecil, ada 2 mata air dan ada yang berbentuk stalagmit seperti gua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *