6 Tempat Makan Nan Lezat Khas Solo Maknyuss, Eksotis dan Berbudaya

6 Tempat Makan Nan Lezat Khas Solo Maknyuss, Eksotis dan Berbudaya. Wisata kuliner khas Solo. Solo, selain terkenal dengan tempat wisatanya, juga sangat terkenal dengan menu kulinernya yang selalu bikin kangen lidah para penyantapnya. Bukan hanya tingkah laku masyarakatnya saja yang berbudaya tetapi makanan khas Solo pun dipenuhi dengan cita rasa dan balutan budaya Jawa.

Kelezatan sejumlah makanan khas Solo telah diakui banyak orang yang telah mampir ke kota ini. Sebut saja serabi Notosuman, gudeg ceker, nasi liwet, angkringan, gladak langen bongan, itu hanya sebagian makanan khas solo dari bentuk jajanan hingga makanan berat yang rasanya begitu memikat lidah. Makanan-makanan tersebut memiliki keunikan masing-masing tetapi tidak menghilangkan identitas khas Jawa.

 Inilah 6 Tempat Makan Nan Lezat Khas Solo yang super Maknyuss

1. SOTO GERABAH JALAN PROF SUPOMO, PASAR BELING

Soto Gerabah Jalan Prof Supomo, Pasar Beling Solo

Jika Anda mengunjungi Kota Solo, jangan lupa untuk sempatkan waktu menyusuri Jalan Prof. Dr. Supomo yang berada di seputaran Pasar Beling, Solo. Di tempat tersebut, ada sebuah tempat makan bertatanan khas pedesaan tradisional Jawa. Area makan outdoor yang dilengkapi dengan dekorasi anyaman bambu berwarna cokelat yang membuatnya semakin unik dan eksterior disertai perabot kayu dan gerabah yang memberi kesan budaya Jawa yang begitu kental. Senyum ramah langsung akan menyambut Anda untuk dipersilahkan masuk. Monggo!

Penasaran dengan makanan yang super lezat tersedia di tempat makan tersebut? Ya! Soto Gerabah namanya. Dapur soto pikulan yang terbuka di pojokan akan meracik soto untuk segera dapat dinikmati. Alunan musik tradisional Jawa yang dilantunkan begitu menyejukkan suasana sembari menunggu soto dihidangkan. Selain musik Jawa nan merdu, Anda juga akan dimanjakan dengan hiasan-hiasan di tempat tersebut. Ada ayunan kayu, dan juga pernak-pernik dari bahan gerabah, seperti celengan dan peralatan makan.

Ternyata gerabah tidak hanya dijadikan sebatas hiasan saja, sotonya pun disajikan dengan mangkuk dari bahan gerabah, sendok yang terbuat dari bathok atau kulit dalam kelapa. Begitupun dengan minumannya, disajikan dalam gelas gerabah, lengkap dengan kendi air yang disumbat batang serai untuk mencuci tangan.

Saat soto akan disajikan, aromanya yang sangat menggoda membuat Anda segera ingin mencicipinya. Pada suapan pertama, bumbu yang telah diracik sedemikian rupa menimbulkan rasa gurih dan nikmat. Tak hanya itu, soto segar yang berisikan nasi, daging ayam, dan sayuran ini bisa ditambahkan lauk lainnya, seperti tempe dan tahu.

 

2.SOGA RESTAURANT & LOUNGE : MENU ANDALAN NASI NDALEM WURYONINGRAT

 

Solo juga menyediakan beragam restoran modern untuk semakin melengkapi selera Anda. Soga Restaurant & Lounge hadir sebagai tempat eksklusif namun dengan harga terjangkau, dengan konsep “fine dining restaurant and lounge” yang memang berkelas. Restoran ini bergaya kuno dan sarat nuansa etnik Jawa yang diberikan sentuhan modern, beberapa kalangan menyebutnya dengan konsep kolonial. Begitu elegan, sehingga ketika menyantap hidangan di Soga Restaurant & Lounge ini serasa sedang melakukan perjalanan waktu kembali ke zaman penjajahan Belanda. Variasi menu makanannya pun disesuaikan dengan konsep kolonial tersebut, yaitu perpaduan menu Jawa dan Belanda. Menu yang disediakannya antara lain Rawon Bakar, Nasi nDalem Wuryoningrat, dan Nasi Surakarta Hadiningrat. Jangan sampai terlewat menu favorit di tempat ini, termasuk Singkong Londo dan Kenyo Mesem.

Restoran ini juga menelurkan menu baru di setiap bulannya guna semakin memperkaya pilihannya. Tersedia pula penawaran paket menarik, seperti arisan, coffee break, pesta pernikahan, pesta ulang tahun, dan masih banyak lagi.

 

3.RESTO ALAM GRIYA TAWANG KARANGANYAR

Mari kita menarik diri sejenak dari pusat Kota Solo, menuju kawasan pegunungan di Karanganyar, yaitu Tawangmangu. Di tempat itulah udara semakin lama semakin terasa dingin. Pemandangan sawah hijau dan perkebunan terlihat di kiri dan kanan jalan yang kian menanjak dan berkelok-kelok. Sesekali awan mendung tampak menggantung rendah, memayungi perjalanan Anda.

Menyusuri jalan tersebut kurang dari satu jam, Anda akan tiba di sebuah tempat yang sedikit tersembunyi. Dalam waktu kurang dari satu menit, ramainya suara kendaraan di jalan seakan hilang begitu saja, diganti dengan kesunyian yang pekat. Yang ada hanyalah hamparan pemandangan alam yang asri dengan beberapa gubuk jerami yang berdiri di antara lahan tersebut. Selamat datang di Resto Alam Griya Tawang!

Resto yang menghadirkan nuansa pedesaan seutuhnya, dan lokasinya yang tak jauh dari Candi Sukuh. Hidangan ala pedesaan pun siap menyambut Anda, dan dapat dinikmati di dalam saung-saung beratap jerami yang tersebar di sekeliling aliran sungai, di antara bentangan kebun dan sawah, serta bernaung pepohonan rimbun.

Duduk bersantai di atas tikar di dalam saung yang sangat rindang, ditemani beragam makanan khas pedesaan tersaji, seperti singkong dan ubi, lengkap dengan secangkir teh serai hangat. Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan makanan yang lebih berat seperti ikan goreng, ayam goreng, tahu goreng, tempe penyet, belut goreng, lalapan, dan sambal. Menu ini disajikan di atas tampah bambu beralaskan daun pisang untuk disantap dengan nasi yang masih hangat. Hal yang spesial dari menu di resto ini yakni semua makanan dimasak dengan alat dan cara tradisional lho!

 

4.TAMAN AIR TLATAR BOYOLALI

Lokasi tempat yang satu ini berada di daerah Tlatar, Kabupaten Boyolali, yang telah menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai salah satu obyek wisata air nan indah. Tersedia beragam permainan menarik, dan juga sebuah pemandian alam yang tersuguhkan dari obyek wisata di Tlatar ini. Dan tentunya, Anda bisa bersantap di sini.

RM & Pemancingan Taman Air Tlatar ini bukan sekedar tempat makan saja lho, Anda bersama si kecil bisa bermain di kolam ikan dangkal yang sengaja dibuat untuk sedikit bersenang-senang. Makan ala lesehan yang santai, cocok dinikmati sambil memancing. Menu makanan utama yang tersedia yakni ikan air tawar, yang bisa disajikan secara goreng maupun bakar, lengkap dengan sambal dan lalapannya. Pilihan ikannya pun sangat beragam, ada ikan mas, lele, karper, bawal, gurame, atau kakap. Sesuaikan saja dengan selera Anda!

 

5.DIAMOND INTERNATIONAL RESTAURANT SOLO

Restoran bertaraf internasional ini merupakan restoran terbesar di Solo. Bertempat di jantung kota, restoran ini menyediakan Chinese food terlengkap di kota ini. Uniknya adalah tradisi dim sum pagi yang dihadirkan mulai jam lima subuh dan diracik langsung oleh chef dari mancanegara. Resto inipun sering menyajikan menu-menu baru, yang menjadikannya sebagai barometer Chinese Restaurant di wilayah ini.

Dilengkapi dengan harga promo rutin yang diberikan, pecinta kuliner di Solo tidak perlu merogoh kocek terlalu banyak. Tersedia juga sebuah kafe yang buka 24 jam, bernama Cafe Diamond, siap menjadi tempat tujuan Anda jika merasa lapar di malam hari. Dan hal terpenting, bahwa semua menu yang disajikan di tempat ini halal!

 

6.KAMPUNG IKAN KOTA SOLO

Jika Anda berkunjung ke Kota Solo, jangan sampai terlupa untuk berkunjung ke sebuah tempat makan terbuka di Hotel Lor In Solo. Tempat makan bernama Kampung Ikan, sesuai dengan namanya, tempat ini menyajikan ikan sebagai menu andalan yang bisa dimasak dengan tiga cara, yaitu dibakar dengan saus ala kampung ikan, dibakar dengan bumbu Bali, dan bagian kepala diramu menjadi sup.

Anda harus mencicipi menu udangnya yang akan sangat menggoyang lidah, yaitu Udang Bakar Colomadu. Udang dibakar dengan saus khusus lalu dicampurkan dengan madu, disajikan dengan ukuran setengah kilo. Wah, Anda bakal sangat kelebihan jika menyantapnya sendirian. Ditambah rasanya yang sungguh nikmat dan membuat lidah susah untuk berhenti berdecap!

——————————————

Kuliner kaki lima solo, kuliner solo dekat stasiun balapan, kuliner solo baru sukoharjo, kuliner solo legendaris, wisata kuliner solo, kuliner malam solo murah, wisata kuliner murah solo, kuliner solo instagram

Sumber : Majalah TAMASYA edisi Oktober 2010, dalam tulisan “Intip Cuisine : Kelezatan yang Berbudaya”