Pura Uluwatu Bali Bersama Empu Kuturan

Panorama Uluwatu Bali

Menikmati Panorama Pura Luhur Uluwatu

Uluwatu Bali. Pura Luhur Uluwatu berdiri persis di atas batu karang yang menjorok ke laut dengan pemandangan yang luar biasa indahnya, terlebih-lebih tatkala surya mulai redup menurun di ufuk barat. Lingkungan Pura Luhur Uluwatu tersebut diperkirakan berdiri sekitar abad 11. seusia dengan Empu Kuturan yang mendirikan pelinggih di lingkungan Pura Besakih.

Pesona Pura Uluwatu Bali
Pesona Pura Uluwatu Bali

Tempat tersebut telah dipilih oleh Pendeta Danghyang Nirarta untuk mencapai moksa yaitu menyatu dengan Sang Hyang pencipta alam semesta. Di Lingkungan Pura tumbuh semak-semak yang dijaga oleh kera-kera jinak dan dilindungi oleh masyarakat sekitarnya.

Lokasi Uluwatu Bali terletak pada daerah perbukitan batu-batu karang di sebelah Selatan Pulau Bali. Uluwatu termasuk wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Daerah tersebut jika ditempuh dari Denpasar kurang lebih 30 km ke arah Selatan lewat kawasan pariwisata Kuta, Bandara Ngurah Rai Tuban dan Desa Jimbaran.

Pura Luhur Uluwatu atau Pura Uluwatu merupakan pura yang berada di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung.

Pura yang terletak di ujung barat daya pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin. Pura ini pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan.

Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali pada akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah atau Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu Bali.

Uluwatu Bali
Uluwatu Bali

Pura Uluwatu terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, berfungsi sebagai penyangga kesucian pura.

BACA JUGA :  Wisata Ke Bali Melihat Panorama Gunung Batur

Pura Uluwatu mempunyai beberapa pura pesanakan, yaitu pura yang erat kaitannya dengan pura induk. Pura pesanakan itu yaitu Pura Bajurit, Pura Pererepan, Pura Kulat, Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan. Masing-masing pura ini mempunyai kaitan erat dengan Pura Uluwatu, terutama pada hari-hari piodalan-nya. Piodalan di Pura Uluwatu, Pura Bajurit, Pura Pererepan dan Pura Kulat jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia setiap 210 hari. Manifestasi Tuhan yang dipuja di Pura Uluwatu adalah Dewa Rudra.

Pura Uluwatu Bali juga menjadi terkenal karena tepat di bawahnya adalah pantai Pecatu yang sering kali digunakan sebagai tempat untuk olahraga selancar, bahkan even internasional seringkali diadakan di sini. Ombak pantai ini terkenal amat cocok untuk dijadikan tempat selancar selain keindahan alam Bali yang memang amat cantik.

Mpu Kuturan dan Sejarah Pura Uluwatu

Tidak diketahui secara jelas kapan pura uluwatu dibangun oleh Mpu Kuturan atau Mpu Rajakreta pada masa pemerintahan suami-istri Sri Msula-Masuli pada sekitar abad XI. Namun, ada fakta menarik dari tinggalan historis di Pura Luhur Uluwatu.

Tinggalan kuno di pura ini berupa candi kurung atau kori gelung agung yang menjulang megah membatasi areal jaba tengah dengan jeroan pura, diprediksi pura ini sudah ada sejak abad ke-8. Candi kuno itu menatahkan hitungan tahun Isaka dengan candrasangkala gana sawang gana yang berarti tahun Isaka 808 atau sekitar 886 Masehi. Jadi, sebelum datangnya Mpu Kuturan ke Bali.

Panorama Uluwatu Bali
Panorama Uluwatu Bali

Pura Luhur Uluwatu Berperan mempunyai peranan penting dalam ista dewata Bali. Dalam PadmaBhuana di Bali Purai Uluwatu terletak di daerah baratdaya, dimana merupakan tempat memuja dewa Rudra. Selain posisi geografis, keunikan lain dari Pura Luhur Uluwatu adalah arah pemujaan yang menuju Barat Daya.

Umumnya, di beberapa prahyangan lainnya di Bali, yang pemujaannya menghadap ke utara dan timur.Ketika kita lihat di sebelah kiri sebelum memasuki candi terdapat pelinggih Dalem JUrit ini dapat ditemukan 3 tugu Tri Murti, merupakan subuah tempat memuja Dewa Siwa Rudra. Di jaba tengah ini kita menoleh ke kiri lagi ada sebuah bak air yang selalu berisi air meskipun musim kering sekalipun.

BACA JUGA :  Wisata Pantai Kuta Bali yang Menawan

Hal ini dianggap suatu keajaiban dari Pura Luhur Uluwatu. Sebab, di wilayah Desa Pecatu adalah daerah perbukitan batu karang berkapur yang mengandalkan air hujan. Karena ada keajaibannya, maka bak air itu dikeramatkan. Biasanya digunakan untuk kepentingan tirta suci. Kemudian selanjutnya dari jaba tengah terus masuk akan melalui Candi kurung, candi Kurung ini yang menduga dibuat yaitu sekitar abad 11, Masehi jika dihubungkan dengan keberadaan Candi Kurungbersayap yang ada di Pura Sakenan.

Tempat Wisata Uluwatu Bali
Tempat Wisata Uluwatu Bali

Uluwatu Bali. Namun ada juga yang berpendapat bahwa Candi Kurung bersayap seperti ini ada di Jawa Timur peninggalan purbakala di Sendang Duwur dengan Candra Sengkala yaitu tanda tahun Saka dengan kalimat dalam bahasa Jawa Kuna sbb: Gunaning salira tirtha bayu, artinya menunjukkan angka tahun Saka 1483 atau tahun 1561 Masehi.

Candi Kurung Padu Raksa bersayap di Sendang Duwur sama dengan Candi Kurung Padu Raksa di Pura Luhur Uluwatu. Dengan demikian nampaknya lebih tepat kalau dikatakan bahwa Candi Kurung Padu Raksa di Pura Luhur Uluwatu dibuat pada zaman Dang Hyang Dwijendra yaitu abad XVI. Karena Dang Hyang Dwijendra-lah yang memperluas Pura Luhur Uluwatu. Uluwatu Bali.

Setelah kita masuk ke jeroan (bagian dalam pura) kita menjumpai bangunan yang paling pokok yaitu Meru Tumpang Tiga tempat pemujaan Dewa Siwa Rudra. Bangunan yang lainnya adalah bangunan pelengkap saja seperti Tajuk tempat meletakkan upacara dan Balai Pawedaan tempat pandita memuja memimpin upacara. Upacara piodalan atau hari raya besar di Pura Uluwatu jatuh pada hari Kliwon, wuku medangsia.

Transportasi menuju Pura Luhur Uluwatu

Bagi anda yang sudah berada di Bali, anda dapat menuju Pura Luhur Uluwatu dengan menggunakan transportasi umum atau yang sifatnya lebih pribadi seperti taksi, motor atau mobil sewaat. Uluwatu Bali.

Tapi jika anda yang tidak ingin repot dan ingin segala sesuatunya telah siap dan anda hanya tinggal menikmatinya saja, mak cobalah untuk menggunakan jasa agen perjalanan, biasanya mereka menawarkan jasa mereka dengan paket mengelilingi daerah Bali bagian selatan, yang di dalamnya sudah terdapat kunjungan ke Pura Luhur Uluwatu. Perjalanan menuju Pura Luhur Uluwatu dari Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali memakan waktu sekitar 1 jam.

BACA JUGA :  Pesona Wisata Bali, Tanah Lot

Akomodasi di Pura Luhur Uluwatu

Akomoda di Pura Luhur Uluwatu cukup lengkap, dengan adanya restoran, rumah makan, toilet umum dan tempat parkir yang luas bagi para pengunjung yang ingin berwisata ke tempat ini. Jika anda yang ingin bermalam, di area sekitar Pura Luhur Uluwatu banyak terdapat hotel, hostel, villa sampai penginapan, jadi anda tidak perlu bingung dan cukup memilih mana yang sesuai dengan budget dan tingkat kenyamanan yang anda inginkan.

Jika anda tidak ingin menginap di daerah Uluwatu, maka anda dapat mencari hotel atau penginapan di daerah Denpasar. Perjalanan dari Denpasar menuju Uluwatu kira – kira berjarak sekitar 30 km. Uluwatu Bali.

Baca artikel menarik berikut lainnya:

Sumber: hhtp://wikipedia.org, Buku “Info Pariwisata Nusantara”, http://www.disparda.baliprov.go.id/
Uluwatu Bali, Tempat Wisata di Bali, Bali Tempat Menarik, Tempat Wisata Bali, Wisata Indah, Panorama Bali, Destinasi Wisata di Bali, Pesona Wisata Indonesia, Tempat Pariwisata, Wisata Indonesia

 

Similar Posts:

    None Found

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.