Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gorontalo

Pesona Wisata Gorontalo

Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gorontalo

Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gorontalo
Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gorontalo

Pesona wisata. Gorontalo adalah salah satu provinsi di Indonesia yang masih baru. Sebelumnya, Gorontalo merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Utara. Namun pada tanggal 16 Februari 2001 silam, Gorontalo resmi menjadi provinsi ke-32 di Indonesia. Jika dibandikan dengan provinis lain, tentunya masih terbilang sebagai daerah baru. Namun dari sektor pariwisata, Gorontalo memiliki sejumlah objek wisata andalan yang tak dimiliki daerah lain. Di sini ada objek pesona wisata yang sangat menarik dan unik di kota ini yang ‘wajib’ dikunjungi. Yakni, kantor DPRD dan kantor Gubernur provinsi Gorontalo. Selain karena kantor tersebut memiliki arsitektur yang begitu cantik dan unik dan lokasinya di atas bukit yang masih asri. Pesona wisata.

Bangunan Kantor Gubernur Gorontalo Sebagai Ikon Kota Gorontalo

Pesona wisata. Kedua kantor ini sengaja dibuat semenarik mungkin agar dapat menjadi salah satu ikon pariwisata Gorontalo. Maka tidak heran jika kini kantor DPRD dan kantor Gubernur tersebut menjadi objek wisata andalan Gorontalo. Konsep wisata dirancang sedemikian rupa dengan model dan ciri khas pariwisata di Benua Amerika dan Eropa. Ditambah lokasinya yang berada di atas perbukitan, membuat pengunjung leluasa menikmati pemandangan alam Gorontalo.

Sejarah Mula Pembangunan Kantor Gubernur Gorontalo

Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gorontalo
Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gorontalo

Jika dilihat dari atas pesawat kedua bangunan ini tampak menonjol di antara pepohonan yang lebat dan kebun-kebun kelapa yang menutupi daratan dan pegunungan Gorontalo. Bagaimana, menarik bukan? Kedua kantor itu dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Fadel Muhammad. Letaknya kurang lebih 14 kilo dari pusat kota dan masih dalam satu akses jalan. Pesona wisata.

Sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, rakyat Gorontalo dipelopori oleh Bpk H. Nani Wartabone berjuang dan merdeka pada tanggal 23 Januari 1942. Selama kurang lebih dua tahun yaitu sampai tahun 1944 wilayah Gorontalo berdaulat dengan pemerintahan sendiri. Perjuangan patriotik ini menjadi tonggak kemerdekaan bangsa Indonesia dan memberi imbas dan inspirasi bagi wilayah sekitar bahkan secara nasional. Oleh karena itu Bpk H. Nani Wartabone dikukuhkan oleh Pemerintah RI sebagai pahlawan perintis kemerdekaan.

BACA JUGA :  Pesona Wisata Kendari Taman Nasional Wakatobi

Pesona wisata. Kedudukan Kota Kerajaan Gorontalo mulanya berada di Kelurahan Hulawa Kecamatan Telaga sekarang, tepatnya di pinggiran sungai Bolango. Menurut Penelitian, pada tahun 1024 H, kota Kerajaan ini dipindahkan dari Keluruhan Hulawa ke Dungingi Kelurahan Tuladenggi Kecamatan Kota Barat sekarang. Kemudian dimasa Pemerintahan Sultan Botutihe kota Kerajaan ini dipindahkan dari Dungingi di pinggiran sungai Bolango, ke satu lokasi yang terletak antara dua kelurahan yaitu Kelurahan Biawao dan Kelurahan Limba B.

Dengan letaknya yang stategis yang menjadi pusat pendidikan dan perdagangan serta penyebaran agama islam maka pengaruh Gorontalo sangat besar pada wilayah sekitar, bahkan menjadi pusat pemerintahan yang disebut dengan Kepala Daerah Sulawesi Utara Afdeling Gorontalo yang meliputi Gorontalo dan wilayah sekitarnya seperti Buol ToliToli dan, Donggala dan Bolaang Mongondow. Pesona wisata.

Sebelum masa penjajahan keadaaan daerah Gorontalo berbentuk kerajaan-kerajaan yang diatur menurut hukum adat ketatanegaraan Gorontalo. Kerajaan-kerajaan itu tergabung dalam satu ikatan kekeluargaan yang disebut “Pohala’a”. Menurut Haga (1931) daerah Gorontalo ada lima pohala’a :

  • Pohala’a Gorontalo
  • Pohala’a Limboto
  • Pohala’a Suwawa
  • Pohala’a Boalemo
  • Pohala’a Atinggola
Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gorontalo Dari Atas Bukit
Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gorontalo Dari Atas Bukit

Pesona wisata. Pada dasarnya masyarakat Gorontalo mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi. Indikatornya dapat dibuktikan yaitu pada saat “Hari Kemerdekaan Gorontalo” yaitu 23 Januari 1942 dikibarkan bendera merah putih dan dinyanyikan lagu Indonesia Raya. Padahal saat itu Negara Indonesia sendiri masih merupakan mimpi kaum nasionalis tetapi rakyat Gorontalo telah menyatakan kemerdekaan dan menjadi bagian dari Indonesia.

Selain itu pada saat pergolakan PRRI Permesta di Sulawesi Utara masyarakat wilayah Gorontalo dan sekitarnya berjuang untuk tetap menyatu dengan Negara Republik Indonesia dengan semboyan “Sekali ke Djogdja tetap ke Djogdja” sebagaimana pernah didengungkan pertama kali oleh Ayuba Wartabone di Parlemen Indonesia Timur ketika Gorontalo menjadi bagian dari Negara Indonesia Timur. Pesona wisata.

Pemerintahan di daerah Gorontalo pada masa perkembangan kerajaankerajaan adalah bersifat monarkikonstitusional, yang pada awal mula pembentukan kerajaan-kerajaan tersebut berakar pada kekuasaan rakyat yang menjelmakan diri dalam kekuasaan Linula, yang sesungguhnya menurutkan azas demokrasi. Organisasi pemerintahan dalam kerajaan terbagi atas tiga bagian dalam suasana kerjasama yang disebut “Buatula Totolu”, yaitu :

  • Buatula Bantayo; dikepalai oleh Bate yang bertugas menciptakan peraturan-peraturan dan garis-garis besar tujuan kerajaan
  • Buatula Bubato; dikepalai oleh Raja (Olongia) dan bertugas melaksanakan peraturan serta berusaha mensejahterakan masyarakat.
  • Buatula Bala; yang pada mulanya dikepalai oleh Pulubala, bertugas dalam bidang pertahanan dan keamanan.
BACA JUGA :  Pesona Wisata Gorontalo Pulau Saronde
Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gubernur Gorontalo
Pesona Wisata Gorontalo Kantor Gubernur Gorontalo

Olongia Lo Lipu (Maha Raja Kerajaan) adalah kepala pemerintahan tertinggi dalam kerajaan tetapi tidak berkuasa mutlak. Ia dipilih oleh Bantayo Poboide dan dapat dipecat atau di mazulkan juga oleh Bantayo Poboide. Masa jabatannya tidak ditentukan, tergantung dari penilaian Bantayo Poboide. Hal ini membuktikan bahwa kekuasaan tertinggi dlm kerajaan berada dalam tangan Bantayo Poboide sebagai penjelmaan dari pd kekuasaan rakyat. Pesona wisata.

Olongia sebagai penguasa tertinggi dalam kerajaan, terdapat pula jabatan tinggi lainnya yaitu “Patila” (Mangku Bumi) selanjutnya disebut Jogugu. Pesona wisata. Wulea Lo Lipu (Marsaoleh) setingkat dengan camat. Disamping Olongia dan pembantu-pembantunya sebagai pelaksana pemerintahan seharihari terdapat suatu Badan Musyawarah Rakyat (Bantayo Poboide) yang diketuai oleh seorang Bate. Setiap kerajaan mempunyai suatu Bantayo Poboide yang berarti bangsal tempat bermusyawarah. Di dalam bangsal inilah diolah dan dirumuskan berbaga

  • Menetapkan adat dan hukum adat.
  • Mendampingi serta mengawasi pemerintah.
  • Menggugat Raja.
  • Memilih dan menobatkan Raja dan pembesar-pembesar lainnya.
Pesona Wisata Gorontalo
Pesona Wisata Gorontalo

Bantayo Poboide dalam menetapkan sesuatu, menganut musyawarah dan mufakat untuk menghendaki suatu kebulatan suara dan bersama-sama bertanggung jawab atas setiap keputusan bersama. Demikianlah gambaran singkat tentang sejarah dan pemerintahan pada kerajaan-kerajaan di Daerah Gorontalo yang berlandaskan kekuasaan rakyat atau demokrasi. Pesona wisata.

Terinspirasi oleh semangat Hari Patriotik 23 Januari 1942, maka pada tanggal da bulan yang sama pada tahun 2000, rakyat Gorontalo yang diwakili oleh Dr. Ir. Nelson Pomalingo, MPd ditemani oleh Natsir Mooduto sebagai ketua Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Gorontalo Tomini Raya (P4GTR) serta sejumlah aktivis, atas nama seluruh rakyat Gorontalo mendeklarasikan berdirinya Provinsi Gorontalo yang terdiri dari Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo terlepas dari Sulawesi Utara.Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang No. 10 tahun 1964 yang isinya adalah bahwa Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo merupakan wilayah administrasi dari Propinsi Sulawesi Utara. Setahun kemudian tepatnya tanggal 16 Februari 2001, Tursandi Alwi sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo dilantik. Pesona wisata.

Kunjungi Tempat Wisata Menarik di Kota Gorontalo Lainnya di :

BACA JUGA :  Tamasya Ke Pulau Rottnest

Sumber : http://www.gorontaloprov.go.id/profil/sejarah, https://id.wikipedia.org/wiki/Gorontalo, Buku “Info Pariwisata Nusantara”

Kantor Gubernur Gorontalo, Kantor DPRD Gorontalo, Wisata Gorontalo, Wisata Sulawesi, Kota Gorontalo, Kantor DPRD, Kantor Gubernur, DPRD Gorontalo, Gubernur Gorontalo, Sejarah Gorontalo.

 

 

Similar Posts:

    None Found

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.