Pesona Wisata Desa- desa Sentra Pengrajin Tenun Ikat di Flores

Pesona Wisata Aneka Motif Tenun Ikat Ende Lio

Pesona Wisata Desa- desa Sentra Pengrajin Tenun Ikat di Flores

Pesona wisata. Dikalangan masyarakat Ende, pesona wisata rumah pengasingan Bung Karno ini dianggap sakral. Siapapun yang memasuki halaman rumah harus meminta izin terlebih dahulu kepada Bung Karno dengan mengucapkan kata “ permisi”. Bila hal itu tidak dilakukan konon ada saja rintangan. Misalnya kalau memotret maka gambarnya tidak akan tampak hasilnya.

Museum Bahari di Kota Ende

Pesona Wisata Museum Bahari Ende
Pesona Wisata Museum Bahari Ende

Wisatawan Yang berada di Ende dapat juga mengunjungi pesona wisata Museum Bahari yang dibangun dengan koleksi antara lain biodata laut. Museum ini buka setiap hari dan di sebelahnya terdapat museum rumah adat yang berbentuk rumah adat berukuran besar dimana di depannya terdapat bangunan bergaya desa adat yang dilengkapi altar persembahan. Rumah tradisional masyarakat Ende yang berada di atas tiang dapat di temui di Wolotopo yang terletak sekitar 8 Km di Timur Ende.

Menikmati Udara Sejuk Pegunungan di Desa Ende

Moni adalah sebuah desa pesona wisata yang cantik dengan udara pegunungan yang sejuk dan tempat yang menyenangkan untuk berjalan- jalan. Desa ini merupakan pintu gerbang bagi wisatawan yang akan menuju ke Kelimutu. Wilayah desa Moni yang berada di jalur jalan Ende- Maumere merupakan pusat dari wilayah Lio yang meliputi kawasan mulai dari Timur Ende hingga ke Wolowaru.

Beberapa desa sekitar Moni merupakan sentra kerajina tenun ikat antara lain di desa Wolowaru yang berada di jalan raya yang menuju ke Maumere. Desa yang terletak sekitar 13 Km di tenggara Moni ini dapat menjadi titik awal perjalanan menuju ke beberapa desa lainnya yang juga menjadi sentra kerajinan tenun ikat seperti Jopu, Wolojita dan Nggela.

BACA JUGA :  Pesona Wisata Pantai Waiterang
Pesona Wisata Pegunungan
Pesona Wisata Pegunungan

Produksi Kain Tenun Ikat di Nggela Flores

Produksi kain tenun ikat di pesona wisata Nggela dikerjakan dengan tangan dan menggunakan celupan pewarna alami. Hasil kain tenun dari Nggela merupakan salah satu yang terbaik di Flores. Di Nggela wisatawan dapat langsung menyaksikan penduduk setempat membuat kain tenun ikat.

Pesona Wisata Aneka Motif Tenun Ikat Ende Lio
Pesona Wisata Aneka Motif Tenun Ikat Ende Lio

Maumere merupakan kota pelabuhan utama di Kabupaten Sikka yang berada di antara wilayah Flores tengah dengan kabupaten Larantuka yang berada di Timur.

Nama Sikka berasal dari nama sebuah desa yang berada di sebelah pesona wisata pantai selatan Flores yang dulu pernah dikuasai pengusaha Portugis dan keturunan pada abad ke- 17 dan abad ke 20. Maumere telah menjadi pusat kegiatan kaum misionaris asal Portugis dalam menyebarkan agama Kristen sejak mereka tiba di wilayah ini sekitar 400 tahun yang lalu.

Gempa Hebat di Kota Maumere Tahun 1992

Pada Bulan Desember 1992, Maumere diguncang gempa hebat yang menghancurkan kota ini, disusul dengan gelombang pasang setinggi 20 meter yang menewaskan ribuan orang. Maumere terletak hanya 30 Km dari pusat gempa sehingga seluruh bangunan di kota ini rata dengan tanah. Saat ini Maumere sudah dibangun kembali dari kehancuran total akibat gempa bumi.

Bagi wisatawan yang berminat dengan kain tenun ikat maka pesona wisata Maumere merupakan selah satu pusat produksi tenun ikat. Wisatawan yang datang ke Maumere umumnya hanya untuk transit dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju ke beberapa tempat yang menarik yang terdapat di sekitar Maumere.

Koleksi Benda- benda bersejarah di museum Kota Flores

Sekitar 19 Km dari Maumere, di jalan raya yang menuju ke Ende, terdapat pesona wisata museum yang memiliki koleksi benda- benda bersejarah asal Flores dan juga koleksi kain tenunan ikat yang langka. Museum ini terletak di Ledalero, ini adalah milik pendeta Piet Petu yang asli orang Flores. Di Ledalero terdapat sebuah sekolah pendeta (seminari) yang murid- muridnya berasal dari daerah ini. Koleksi kain tenun ikat di museum ini memiliki desain atau motif yanag sudah jarang ditemukan lagi saat ini begitu pula dengan bahan pencelup warnanya. Pesona wisata.

Sikka Sebagai Salah Satu Sentra Produksi Tenun Ikat di Flores

Pesona Wisata Kain Tenun Ikat Sikka
Pesona Wisata Kain Tenun Ikat Sikka

Sekitar 45 menit perjalanan dengan menumpang angkutan umum dari Maumere (27 Km) terdapat sentra produksi tenun ikat lainnya yaitu pesona wisata Sikka. Kota ini dulunya, pada abad ke -17 merupakan pusat pemukiman orang Portugis di Flores. Sebuah gereja tua yang dibangun pada tahun 1899 terdapat di Sikka. Sekitar 4 Km dari Sikka terdapat Lela yang merupakan tempat dimana banyak ditemui bangunan tua peninggalan colonial dan juga sentra kerajinan tenun ikat. Lela memiliki kawasan pantai dengan pasirnya berwarna hitam.

BACA JUGA :  Pesona Wisata Pantai Rua Lokasi yang Pas Untuk Berenang

Geliting Sebagai Tempat digelarnya Pasar Tradisional Maumere

Pada jarak 10 Km di timur Maumere wisatawan akan tiba di pesona wisata Geliting yang mana pada setiap hari jum’at digelar pasar tradisional yang dikunjungi ribuan orang yang datang dari berbagai desa diwilayah ini. Di pasar ini banyak dijual aneka kain tenun ikat.

Pada jarak 13 Km di timur pesona wisata Maumere terdapat Waiwara yang merupakan titik pangkal untuk menuju ke taman laut Maumere yang dulu pernah menjadi salah satu lokasi penyelaman terindah di Indonesia sebelum hancur akibat gempa bumi than 1992. Namun demikian lokasi terumbu karang di sekitar pulau Pemana dan Pulau Besar di dekat Waira masih dalam kondisi yang cukup baik dan menarik minat penyelam.

pulau Pemana, Waira, Geliting, Maumere, Ledalero, Wolotopo, Kota Flores, Ende, Kota Ende, Tenun Ikat Nggela.

 

Similar Posts:

    None Found

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *