Wednesday , May 24 2017
Home / Wisata Sulawesi / Pesona Gorontalo / Pesona Indonesia di Gorontalo

Pesona Indonesia di Gorontalo

Pesona Indonesia di Gorontalo

Pesona Indonesia Gorontalo
Pesona Indonesia Gorontalo

Pesona Indonesia Provinsi Gorontalo  terbentuk berdasarkan UU No.38 tahun 2001 dan ditetapkan sebagai provinsi, tersendiri lepas dari provinsi Sulawesi Utara. Gorontalao menjadi provinsi yang ke  32 dan secara greografis letaknya diapit oleh laut Sulawesi disebelah Utara, Provinsi Sulut disebelah Timur, Teluk Tomini disebelah Selatan, dan Provinsi Sulteng disebelah Barat. Provinsi yang sebelumnya merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Utara ini terdiri atas wilayah kota Gorontalo yang menjadi ibu kota provinsi dan empat kabupaten yaitu Boalemo, Bone Bolango, Gorontalo dan Pahuwanto dengan luas wilayah sebesar 12.215.45 km.

Sejarah Gorontalo Pesona Indonesia

Menurut sejarah, jazirah Gorontalo terbentuk kurang lebih 400 tahun lalu dan merupakan salah satu kota tua di Sulawes8i selain kota Makassar, Pare-pare dan Manado. Gorontalo pada saat itu menjadi salah satau pusat penyebaran agama Islam di Indonesia Timur yaitu dari Ternate, Gorontalo, Bone.

Pesona Indonesia gorontalo menjadi pusat pendidikan
Pesona Indonesia gorontalo menjadi pusat pendidikan

Seiring dengan penyebaran agama tersebut gorontalo menjadi pusat pendidikan dan perdaganagan masyarakat di wilayah sekitar seperti Bolaang Mongondow (sumut), Buol, Toli-Toli, Luwuk, Banggai, Donggala (sulteng) bahkan sampai ke Sulawesi Tenggara. Pesona Indonesia Gorontalo menjadi pusat pendidikan dan perdagangan karena letaknya yang strategis menghadap Teluk Tomini (bagian selatan) dan Laut Sulawesi (bagian utara).

Daerah Gorontalo, sebagaimana daerah lainnya, memiliki adat istiadat yang berlandaskan adat bersendi dyara, syara bersendikan kitabullah. Pesona Indonesia Masyarakat gorontalo dalam kehidupannya memiliki empat aspek upacara adat yang unik dan sacral, yaitu upacara adat perkawinan, upacara adat penobatan, upacara adat penyambutan tamu dan upacara adat kematian.

Salah satu pahlawan dari Gorontalo adalah Nani Wartabone, seorang pejuang yang bergeriliya melawan belanda. Pesona Indonesia Patung pahlawan ini dapat ditemui di sebuah lapangan olahraga di kecamatan kota selatan yang berdekatan dengan Melati Hotel, dipusat kota Gorontalo. Monumen Nani Wartabone dibangun sekitar tahun 1987 pada masa pemerintahan Bapak Drs. A. Nadjamudin sebagai Walikotamadya Gorontalo, tepat didepan rumah Dinas Gubernur Provinsi Gorontalo.

Nani Wartabone
Nani Wartabone

Nani Wartabone adalah putera Sali daerah Gorontalo, yang telah banyak mengabdikan diri sebagai pejuang bangsa dan Negara, dalam gerakan patriotism dalam melawan penjajah. Pesona Indonesia Gerakan patriotism Rakyat Gorontalo dibawah pimpinan Nanti Wartabone, merupakan suatu gerakan yang panjang waktunya melalui kurun waktu dan berbagai macam siasat dan strategi perjuangan, baik yang bersifat legal maupun illegal.

Seluruh perjuangan rakyat Gorontalo yang bersifat patriotic itu akhirnya mencapai klimaksnya pada tanggal 23 januari 1942, suatu peristiwa heroid yang berhasil menggulingkan pemerintahan colonial belanda, dan berhasil mendirikan pemerintahan yang merdeka.

Jiwa patriotism yang tumbuh dan terpelihara sejak abad ke XVII, berpuncak pada patriotisme 23 januari 1942, merupakan batu-batu krikil yang dipersembahkan rakyat Gorontalo dalam batas-batas kemampuannya dalam pembangunan raksasa Republik Indonesia yang lahir pada 17 Agustus 1945. Pesona Indonesia Jiwa patriotic tersebut muncul dan tumbuh terus dimasa kekuasaan jepang, bahkan dibina dan diwariskan kepada Generasi yang sedang mengisi kemerdekaan ini.

Monumen Nani Wartabione dibangun untuk mengingatkan kepada masyarakat Gorontalo alkan peristiwa bersejarah 23 januari 1942, dan diharapkan agar bibit buah hasil perjuangan itu akan tumbuh pada jiwa generasi sesudahnya untuk membangun Indonesia tercinta ini dalam mengisi kemrdekaan.

Pesona Indonesia Gorontalo

Mesjid Baiturahman Pesona Indonesia di Gorontalo
Mesjid Baiturahman Pesona Indonesia di Gorontalo

Wisatawan yang datang ke kota ini umumnya memilki kesan terhadap Gorontalo sebagai kota yang cukup luas dan warganya yang ramah dan bersahabat. Kota Gorontalo memiliki sejumlah bangunan rumah peninggalan colonial yang masih terawatt. Pelabuhan Gorontalo merupakan pelabuhan kedua terbesar di Sulawesi Utara. Pesona Indonesia Gorontalo merupak kota dengan lokasi yang tersebar namun lokasi penginapan dan kawasan pertokoan terpusat di sekitar Jl Pertiwi dan Jl Gajah Mada.

Dipusat kota Gorontalo dapat ditemui Mesjid Baiturahman yang dibangun pertama kali pada tahun 1728 yakni  pda jaman kerajaan Butotihe,. Mesjid ini telah beberapa kali direnovasi, terakhir kali tahun 1998.

Mesjid Baiturrahim kota Gorontalo adalah mesjid tua di daerah Gorontalo. Pendirian mesjid tersebut bertalian erat dengan perkembangan pemerintahan adat di daerah Gorontalo. Pesona Indonesia Mesjid tersebut didirikan berbarengan dengan pembangunan Kota Gorontalo yang dipindahkan dari Dungingi ke Kota Gorontalo sekarang pada tahun 1140 H atau 1726 M oleh Paduka Raja Botutihe Kepala Pemerintahan Batato Lo Hulondalo (Kerajaan Gorontalo) pada waktu itu.

Pesona Indonesia Rumah Adat Pewaris
Pesona Indonesia Rumah Adat Pewaris

Sesuai data-data yang ada di mesjid tersebut didirikan dipusat pemerintahan kerajaan (Batato) diantaranya Yiladiya (Rumah Raja), Bantayo Pobuboide (Balai rung/Balai Musyawarah, Loji Rumah kediaman Apitaluwu (Pejabat Keamanan Kerajaan), dan bele biya/bele tolotuhu, yakni rumah-rumah pejabat kerajaan. Pesona Indonesia Selanjutnya sesuai dengan perkembangan pemerintahan dan masyarkat/ umat Islam, mesjid yang semula memakai tiang-tiang kayu telah diubah menjadi bangunan yang berpondasi dan berdinding batu pada tahun 1175 H atau 1761 Masehi oleh Raja Unonongo dengan ketebalan sinsingnya 0,80 m.

Selanjutnya pada tahun 1938 mesjid tersebut hancur akibat gempa bumi yang dahsyat dan sejak saat itu pelaksanaan ibadah berlaku pada bangunan darurat dekat mesjid tersebut hingga tahun 1946. Pembanguna kembali mesjid dilakukan selama setahun dan pada sekitar tahun 1964 telah diperluas/ditambah dengan serambi sebelah utara dan barat.

Rumah Adat Dulohupa Gorontalo Pesona Indonesia
Rumah Adat Dulohupa Gorontalo Pesona Indonesia

Kunjungan ke Gorontalo dapat dimanfaatkan pula untuk melongok rumah adat Dulohupa, sebuah balai musyawarah dari kerabat kerajaan. Dulohupa berarti musyawarah, yaitu bentuk ruamh panggung yang terbuat dari papan, dengan bemtuk atap spesifik daerah gorontalo. Pesona Indonesia Rumah Adat Dulohupa ini terletak di Kelurahan Limba, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Pada bagian belakang ada ajungan tempat para raja dan kerabat istana untuk beristirahat atau santai sambil melihat kegiatan remaja istana bermain sepak raga. Pesona Indonesia Rumah adat ini dilengkapi dengan taman bunga, serta banguna  tempat penjualan souvenir dan ada sebuah bangunan yang menyimpan kereta kerajaan yang bernama Talanggeda.

Pada masa pemerintahan para raja, rumah adat ini digunakan sebagai ruang pengadilan kerajaan, untuk memvonis para penghianat kerajaab melalui siding tiga alur pejabat pemerintahan yaitu Buwatulo Bala (alur pertahanan / keamanan), Buwatulo Syara (alur hokum agama islam) dan Bawatulo Adati (alur hukum adat).Pesona Indonesia

pesona indonesia, wisata indonesia, wonderful indonesia, beautiful indonesia, Pesona Wisata Indonesia, Pesona Wisata, Pesona Indonesia, Wisata Indonesia, Indonesia Wisata, Pariwisata Indonesia, Indonesia Pariwisata, wisata di Indonesia, jasa pariwisata Indonesia

About PesonaWisata

Check Also

Wonderful Indonesia Kepulauan Banggai

Wonderful Indonesia di Toli-toli

Wonderful Indonesia di Toli-toli Wonderful Indonesia Di kabupaten tolitoli, sejumlah wisata alam juga menjadi daya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *